Saturday, May 28, 2011

Banyak Keluhan di Twitter, SBY Bahas Macet

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memanggil enam Gubernur terkait masalah kemacetan di kota besar yang ada di wilayahnya. Keenam kota itu adalah Jakarta, Denpasar, Bandung, Medan, Makassar, dan Surabaya.

Menurut SBY, kemacetan merupakan persoalan serius. "Kalau kita mendengarkan twitter, radio, facebook, sms, talkshow percakapan di warung kopi, di kota-kota besar termasuk di Jakarta, hampir selalu mereka membicarakan tentang kemacetan," kata SBY, di Kantor Presiden, Kamis 26 Mei 2011.

SBY mengatakan, jika problem kemacetan tidak segera diatasi dan makin mmeburuk akan berdampak bagi warga. "Membikin tidak nyaman warga dan semua pengguna jalan," kata dia.

Akibat lain dari kemacetan, kata SBY, menyebabkan ongkos angkutan menjadi naik karena harus menghabiskan bahan bakar banyak tambah polusi."Yang kena rakyat juga," ujar SBY.

Selanjutnya, SBY menilai, itu juga akan berpengaruh pada efisiensi dalam bisnis. Presiden menyadari untuk mengatasi kemacetan bukan perkara mudah.

"Jadi jangan terlalu cepat menyalahkan. Ini tidak mampu, ini tidak becus. Memang ini pelik," kata dia.

Penyebab kemacetan, kata SBY, struktur jalan di kita-kota besar Indonesia pada umumnya tidak dirancang untuk menerima beban besar seperti saat ini. "Sementara kendaraan terus bertambah," kata dia.

Volume kendaraan, menurut SBY, terus bertambah tiap tahun. Tetapi, jaringan jalan tidak berubah. "Menambah jaring jalan tidak mudah. Ruangnya tidak ada," ucap SBY.

Selain itu, problem lain yang dihadapi adalah persoalan biaya mahal."Belum lagi pembebasan lahan yang tidak mudah," ucapnya.
http://nasional.vivanews.com/news/re...by-bahas-macet

No comments:

Post a Comment

Entri Populer